
Semarak Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026, SD Islam Terpadu Abu Bakar Ash Shidiq Pati Ikuti Kemah Penggalang Kwaran Margorejo
Pati, 15 Agustus 2026 –Dalam rangka memperingati Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026, SD Islam Terpadu Abu Bakar Ash Shidiq Pati turut berpartisipasi dalam Kemah Penggalang bersama Kwartir Ranting (Kwaran) Margorejo. Kegiatan perkemahan yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Agustus 2026, dilaksanakan di Lapangan Desa Penambuhan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.
Kemah Penggalang Kwaran Margorejo diikuti oleh berbagai sekolah dasar negeri dan swasta se-Kecamatan Margorejo. SD Islam Terpadu Abu Bakar Ash Shidiq Pati mengirimkan dua regu perwakilan, yaitu Regu Singa dan Regu Mawar.
Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para peserta didik untuk mengembangkan berbagai keterampilan kepramukaan sekaligus membangun karakter positif. Melalui kegiatan perkemahan, siswa belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian terhadap sesama.
Hari Pertama Kemah: Pendirian Tenda, Lomba Pioneering, dan Pentas Seni
Rangkaian Kemah Penggalang Kwaran Margorejo dimulai pada Rabu, 12 Agustus 2026. Setibanya di lokasi perkemahan, para peserta langsung melaksanakan pendirian tenda.
Dengan penuh semangat, anggota Regu Singa dan Regu Mawar bekerja sama menyiapkan tenda dan perlengkapan perkemahan. Aktivitas tersebut menjadi latihan bagi siswa untuk belajar mandiri sekaligus memperkuat kekompakan dalam regu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba pioneering. Dalam perlombaan ini, peserta menunjukkan keterampilan menggunakan tongkat dan tali untuk membuat konstruksi sesuai dengan ketentuan perlombaan. Ketelitian, kekompakan, dan pembagian tugas menjadi bagian penting dalam menyelesaikan tantangan.
Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan Kemah Penggalang. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan perkemahan.
Pada malam hari, suasana perkemahan semakin meriah dengan pentas seni. Para peserta dari berbagai sekolah menampilkan kreativitas dan bakat mereka di hadapan peserta lainnya. Kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri.
Hari Kedua: Serunya Perlombaan Keterampilan Pramuka
Hari kedua, Kamis, 13 Agustus 2026, diisi dengan berbagai perlombaan keterampilan kepramukaan. Para peserta mengikuti sejumlah tantangan yang berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar Pramuka.
Beberapa materi yang dilombakan meliputi sandi, atribut Pramuka, kompas, simpul, serta keterampilan menyiapkan makanan.
Setiap perlombaan menuntut peserta untuk bekerja secara cermat dan kompak. Selain menguji kemampuan individu, kegiatan tersebut juga mengajarkan pentingnya komunikasi dan kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.
Bagi Regu Singa dan Regu Mawar, setiap perlombaan menjadi pengalaman berharga. Menang atau kalah bukan menjadi satu-satunya tujuan, tetapi bagaimana para peserta mampu mengikuti proses dengan semangat, sportif, dan memberikan kemampuan terbaiknya.
Api Unggun dan Pentas Seni Menjadi Puncak Kemah Penggalang
Malam harinya, seluruh peserta mengikuti puncak acara Kemah Penggalang, yaitu kegiatan api unggun dan pentas seni.
Api unggun menjadi salah satu tradisi yang identik dengan kegiatan perkemahan. Momen tersebut menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan di antara para peserta dari berbagai sekolah.
Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan pentas seni dari para peserta. Berbagai kreativitas ditampilkan sebagai bentuk ekspresi sekaligus hiburan setelah menjalani rangkaian kegiatan dan perlombaan selama dua hari.
Hari Ketiga: Upacara Penutupan dan Pengumuman Lomba
Jumat, 14 Agustus 2026 menjadi hari terakhir pelaksanaan Kemah Penggalang Kwaran Margorejo. Seluruh peserta mengikuti upacara penutupan sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan perkemahan.
Setelah upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman hasil perlombaan. Para peserta mengikuti momen tersebut dengan antusias untuk mengetahui hasil perjuangan masing-masing regu selama mengikuti berbagai perlombaan.
Bagi siswa SD Islam Terpadu Abu Bakar Ash Shidiq Pati, pengalaman mengikuti kemah selama tiga hari memberikan banyak pembelajaran yang tidak hanya diperoleh di dalam kelas.
Kemah Penggalang, Wahana Membentuk Karakter Siswa
Keikutsertaan SD Islam Terpadu Abu Bakar Ash Shidiq Pati dalam Kemah Penggalang Kwaran Margorejo menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada peserta didik.
Kegiatan Pramuka memberikan ruang kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung. Pendirian tenda melatih kemandirian, perlombaan mengembangkan ketangkasan dan kerja sama, sementara kegiatan api unggun dan pentas seni menumbuhkan kreativitas serta rasa percaya diri.
Melalui semangat Hari Pramuka 2026, SD Islam Terpadu Abu Bakar Ash Shidiq Pati berharap para siswa semakin tumbuh menjadi generasi yang mandiri, disiplin, tangguh, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.
Kemah Penggalang bukan sekadar kegiatan bermalam di alam terbuka. Lebih dari itu, perkemahan menjadi bagian dari proses pendidikan karakter untuk mempersiapkan generasi muda agar berani menghadapi tantangan dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik.
Salam Pramuka! 🏕️🔥
—
